<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments for roosandi</title>
	<atom:link href="http://roosandi.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://roosandi.wordpress.com</link>
	<description>just rush.and.die</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Nov 2009 14:44:05 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Apa sih SuDO dan Mount ?? by roosandi</title>
		<link>http://roosandi.wordpress.com/2008/06/05/apa-sih-sudo-dan-mount/#comment-297</link>
		<dc:creator>roosandi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 14:44:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://roosandi.wordpress.com/?p=30#comment-297</guid>
		<description>wah dasyat bener kritiknya :shock:, &lt;strong&gt;mangstab&lt;/strong&gt; gan :)
saya akan coba tanggapi satu persatu, tapi maaf ya kalo nantinya ada ketidaktepatan kata ataupun pengertian. Maklum, namanya juga masi belajar, anggap kaya diskusi ringan aja yah, susah saya kalo diminta debat, hehe. ilmu masi terbatas, cupu nih :oops:

1. mengenai pernyataan saya yang dikutip saudara, (yang mana yah?) okelah saya kutip lagi :p, &quot;...Karena itulah mengapa menggunakan sudo lebih aman sebab selang waktu tertentu (timeout) harus memasukkan password kembali...&quot;

maksud pernyataan saya ini begini, dengan sudo user biasa bisa memiliki akses untuk melakukan suatu operasi tertentu (&lt;strong&gt;tidak semua operasi&lt;/strong&gt;) yang bisa dilakukan oleh user root, tetapi dengan catatan :!:, user yang diberi hak akses ini telah &lt;strong&gt;terdaftar&lt;/strong&gt; pada list sudoers :). Jika ada user tidak terdaftar pada list sudoers, maka user tersebut hanyalah sebenar benarnya user biasa :) yang terbatas aksesnya. Dan sebagai catatan lagi :!:, password user untuk men-sudo &lt;strong&gt;memakai passwordnya sendiri&lt;/strong&gt;, tidak pake password root.

Jadi jika OS ubuntu ini memiliki account user lebih dari 1, lebih bijak kalau admin mengkonfigurasi hak sudo ini diset untuk tiap-tiap user :) supaya user biasa tidak perlu tahu user root untuk melakukan perintah tertentu . Lengkapnya bisa dilihat &lt;a href=&quot;https://help.ubuntu.com/community/Sudoers&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;disini&lt;/a&gt;

Lalu mengapa kok lebih aman :?:. Menurut saya gimana yah :wink:, pake ilustrasi aja deh : misal saya sedang di kampus, sedang praktikum jaringan, otomatis namanya praktikum jaringan kalau pake linux, tidak lepas dari yang namanya &lt;strong&gt;terminal&lt;/strong&gt;. Nah, gimana kalo sedang asyik2nya saya (misal) konfigurasi ip untuk beberapa eth. Konfigurasi sebagai root dengan memanfaatkan &lt;strong&gt;su&lt;/strong&gt;, dan membuka terminal full screen lalu tiba-tiba saya dipanggil dosen disuruh menghapus papan tulis. Saya kaget (sedang asik2nya kok), lalu segeralah saya maju ke depan menghapus papan tulis. Bisa dibayangkan ndak kalau misal ada teman saya yang iseng duduk di meja saya mengutak atik terminal di laptop saya&lt;strong&gt; yang sudah login sebagai root &lt;/strong&gt;??
:). Nah, jika sebelumnya saya menggunakan sudo, bisa saja niat teman saya itu susah terlaksana, karena si terminal minta password lagi untuk setiap operasi.


2. Definisi sudo &amp; su
saya ndak tau kali sudo itu singkatan dari&lt;em&gt; super user do&lt;/em&gt;..., tapi pengertian saya mengacu &lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Sudoers&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;disini&lt;/a&gt;, bahwa sudo itu adalah sebuah program (perintah) pada Unix dan Unix-like yang &lt;strong&gt;mengijinkan&lt;/strong&gt; seorang user untuk melakukan suatu program (operasi) dengan &lt;strong&gt;menggunakan security privileges dari user lain&lt;/strong&gt; (biasanya privilege nya superuser).

sedangkan kalai su menurut &lt;a href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Su_%28Unix%29&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;disini&lt;/a&gt;, adalah kependekan dari &lt;strong&gt;subtitute user&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;, yang berguna untuk&lt;em&gt; run the shell&lt;/em&gt; sebagai user lain dengan tanpa log out. Selain untuk login sebagai root, su  bisa digunakan untuk switch ke user lain yang bukan root.

3. Teknisi yang handal akan menyadari kalai login tidak sebagai root
Jujur saja bukanlah seorang yang handal, tapi saya tidak pernah login sebagai root (kecuali kalau masuk ubuntu recovery :) ), cuma user yang saya pakai adalah user sudoers. 


4. Distro Debian memiliki kelebihan dimana tidak akan pernah bisa kita login secara GUI sebagai root &amp; Ubuntu sebagai turunan Debian menjadi lemah dalam security.
Menurut saya, mungkin ada kesalah pahaman. Maksud dari sudo disini(maksud saya) tidak semerta-merta seorang user biasa memiliki akses/previleges layaknya user root (admin) hanya karena bisa melakukan sudo, tetapi sudo dimanfaatkan untuk &lt;strong&gt;memberi hak&lt;/strong&gt; kepada user tertentu yang telah di list di sudoers oleh si root/admin itu sendiri dan tidak mengurangi security. Menurut saya, kalau masalah security mah tergantung user(admin) nya :), pake Debian pun gak jamin kalo sistemnya gak bisa jebol :).

Saya sangat mengidolakan debian !, cuma saya ini masih explorasi dengan ubuntu, mungkin kalu beli PC lagi mau saya install debian aja hehe :D.

5. Distro besar &lt;strong&gt;mengharamkan&lt;/strong&gt; sudo
setahu saya Slack bisa dikonfigurasi pake sudo sudoan, coba liat &lt;a href=&quot;http://makassar-slackers.org/Administrasi%20slackware%20Ubuntu%20style&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;disana&lt;/a&gt;, malah katanya lebih aman pake sudo.

Jadi, menurut saya analoginya gini, &quot;parkir motor di depan rumah saya belum tentu se-aman di rumah Anda, walaupun saya anggap parkir di depan rumah saya aman-aman saja ;)&quot;.  Mungkin sudo seperti ini menurut saya aman, tapi menurut Anda lebih aman yang menurut Anda (menggunakan su). Fair kan? :)

wah, saya juga segini aja deh. Banyak omong banyak salahnya saya ini :oops: . Sekali lagi, saya ndak ada maksud sok mengajari, menggurui dlsb. saya hanya ingin berbagi apa yang saya tahu, dan belajar dari kesalahan yang saudara-saudara koreksi, tidak ada maksud menyerang balik :twisted: . Jadi kalo ada kata-kata yang tidak layak mohon dimaklumi, sukur kalo dikoreksi :wink: , CMIIW kalo kata juragan2 disono :cool: .

makasih kritiknya, makasih dah mampir, maaf kalo ada kata-kata yang kurang tepat atau bahkan salah :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah dasyat bener kritiknya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_eek.gif' alt=':shock:' class='wp-smiley' /> , <strong>mangstab</strong> gan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
saya akan coba tanggapi satu persatu, tapi maaf ya kalo nantinya ada ketidaktepatan kata ataupun pengertian. Maklum, namanya juga masi belajar, anggap kaya diskusi ringan aja yah, susah saya kalo diminta debat, hehe. ilmu masi terbatas, cupu nih <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_redface.gif' alt=':oops:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>1. mengenai pernyataan saya yang dikutip saudara, (yang mana yah?) okelah saya kutip lagi :p, &#8220;&#8230;Karena itulah mengapa menggunakan sudo lebih aman sebab selang waktu tertentu (timeout) harus memasukkan password kembali&#8230;&#8221;</p>
<p>maksud pernyataan saya ini begini, dengan sudo user biasa bisa memiliki akses untuk melakukan suatu operasi tertentu (<strong>tidak semua operasi</strong>) yang bisa dilakukan oleh user root, tetapi dengan catatan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_exclaim.gif' alt=':!:' class='wp-smiley' /> , user yang diberi hak akses ini telah <strong>terdaftar</strong> pada list sudoers <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Jika ada user tidak terdaftar pada list sudoers, maka user tersebut hanyalah sebenar benarnya user biasa <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  yang terbatas aksesnya. Dan sebagai catatan lagi <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_exclaim.gif' alt=':!:' class='wp-smiley' /> , password user untuk men-sudo <strong>memakai passwordnya sendiri</strong>, tidak pake password root.</p>
<p>Jadi jika OS ubuntu ini memiliki account user lebih dari 1, lebih bijak kalau admin mengkonfigurasi hak sudo ini diset untuk tiap-tiap user <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  supaya user biasa tidak perlu tahu user root untuk melakukan perintah tertentu . Lengkapnya bisa dilihat <a href="https://help.ubuntu.com/community/Sudoers" rel="nofollow">disini</a></p>
<p>Lalu mengapa kok lebih aman <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_question.gif' alt=':?:' class='wp-smiley' /> . Menurut saya gimana yah <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=':wink:' class='wp-smiley' /> , pake ilustrasi aja deh : misal saya sedang di kampus, sedang praktikum jaringan, otomatis namanya praktikum jaringan kalau pake linux, tidak lepas dari yang namanya <strong>terminal</strong>. Nah, gimana kalo sedang asyik2nya saya (misal) konfigurasi ip untuk beberapa eth. Konfigurasi sebagai root dengan memanfaatkan <strong>su</strong>, dan membuka terminal full screen lalu tiba-tiba saya dipanggil dosen disuruh menghapus papan tulis. Saya kaget (sedang asik2nya kok), lalu segeralah saya maju ke depan menghapus papan tulis. Bisa dibayangkan ndak kalau misal ada teman saya yang iseng duduk di meja saya mengutak atik terminal di laptop saya<strong> yang sudah login sebagai root </strong>?? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Nah, jika sebelumnya saya menggunakan sudo, bisa saja niat teman saya itu susah terlaksana, karena si terminal minta password lagi untuk setiap operasi.</p>
<p>2. Definisi sudo &amp; su<br />
saya ndak tau kali sudo itu singkatan dari<em> super user do</em>&#8230;, tapi pengertian saya mengacu <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sudoers" rel="nofollow">disini</a>, bahwa sudo itu adalah sebuah program (perintah) pada Unix dan Unix-like yang <strong>mengijinkan</strong> seorang user untuk melakukan suatu program (operasi) dengan <strong>menggunakan security privileges dari user lain</strong> (biasanya privilege nya superuser).</p>
<p>sedangkan kalai su menurut <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Su_%28Unix%29" rel="nofollow">disini</a>, adalah kependekan dari <strong>subtitute user</strong><em>, yang berguna untuk</em><em> run the shell</em> sebagai user lain dengan tanpa log out. Selain untuk login sebagai root, su  bisa digunakan untuk switch ke user lain yang bukan root.</p>
<p>3. Teknisi yang handal akan menyadari kalai login tidak sebagai root<br />
Jujur saja bukanlah seorang yang handal, tapi saya tidak pernah login sebagai root (kecuali kalau masuk ubuntu recovery <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ), cuma user yang saya pakai adalah user sudoers. </p>
<p>4. Distro Debian memiliki kelebihan dimana tidak akan pernah bisa kita login secara GUI sebagai root &amp; Ubuntu sebagai turunan Debian menjadi lemah dalam security.<br />
Menurut saya, mungkin ada kesalah pahaman. Maksud dari sudo disini(maksud saya) tidak semerta-merta seorang user biasa memiliki akses/previleges layaknya user root (admin) hanya karena bisa melakukan sudo, tetapi sudo dimanfaatkan untuk <strong>memberi hak</strong> kepada user tertentu yang telah di list di sudoers oleh si root/admin itu sendiri dan tidak mengurangi security. Menurut saya, kalau masalah security mah tergantung user(admin) nya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> , pake Debian pun gak jamin kalo sistemnya gak bisa jebol <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Saya sangat mengidolakan debian !, cuma saya ini masih explorasi dengan ubuntu, mungkin kalu beli PC lagi mau saya install debian aja hehe <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>5. Distro besar <strong>mengharamkan</strong> sudo<br />
setahu saya Slack bisa dikonfigurasi pake sudo sudoan, coba liat <a href="http://makassar-slackers.org/Administrasi%20slackware%20Ubuntu%20style" rel="nofollow">disana</a>, malah katanya lebih aman pake sudo.</p>
<p>Jadi, menurut saya analoginya gini, &#8220;parkir motor di depan rumah saya belum tentu se-aman di rumah Anda, walaupun saya anggap parkir di depan rumah saya aman-aman saja <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> &#8221;.  Mungkin sudo seperti ini menurut saya aman, tapi menurut Anda lebih aman yang menurut Anda (menggunakan su). Fair kan? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>wah, saya juga segini aja deh. Banyak omong banyak salahnya saya ini <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_redface.gif' alt=':oops:' class='wp-smiley' />  . Sekali lagi, saya ndak ada maksud sok mengajari, menggurui dlsb. saya hanya ingin berbagi apa yang saya tahu, dan belajar dari kesalahan yang saudara-saudara koreksi, tidak ada maksud menyerang balik <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_twisted.gif' alt=':twisted:' class='wp-smiley' />  . Jadi kalo ada kata-kata yang tidak layak mohon dimaklumi, sukur kalo dikoreksi <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=':wink:' class='wp-smiley' />  , CMIIW kalo kata juragan2 disono <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt=':cool:' class='wp-smiley' />  .</p>
<p>makasih kritiknya, makasih dah mampir, maaf kalo ada kata-kata yang kurang tepat atau bahkan salah <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on About by rainbowoflife</title>
		<link>http://roosandi.wordpress.com/about/#comment-296</link>
		<dc:creator>rainbowoflife</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 03:25:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-296</guid>
		<description>Ko horor?? pasti mikir aneh..@-@
coba aja &#039;gosip2&#039; ma si joki &#039;soundtrack&#039;..apapun masalahnya pasti ada soundtracknya.. :p Bener ga mba&#039; Lidnie? hehe..
hiyaaa...titrop? +_+
(Julukan Joki &#039;name&#039; si tukang ngganti nama orang terbukti..haha)

Yapz,Sama2.. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ko horor?? pasti mikir aneh..@-@<br />
coba aja &#8216;gosip2&#8242; ma si joki &#8217;soundtrack&#8217;..apapun masalahnya pasti ada soundtracknya.. :p Bener ga mba&#8217; Lidnie? hehe..<br />
hiyaaa&#8230;titrop? +_+<br />
(Julukan Joki &#8216;name&#8217; si tukang ngganti nama orang terbukti..haha)</p>
<p>Yapz,Sama2.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
