Ikut Tabligh Akbar di Masjid SSP

Poster Tabligh Akbar

Seminggu yang lalu, sesuai isi poster diatas :roll: , untuk memperingati tahun baru Muharram dan pembaharuan yang sedang terjadi di perusahaan, takmir masjid Baiturrahman SSP (Slab Steel Plant) mengundang Bpk. Abdullah Gymnastiar untuk menjadi narasumber pada acara Tabligh Akbar. Karena saya sendiri jarang mengikuti pengajian, langsung tanpa pikir panjang, saya merencanakan untuk mengikuti acara ini, selain karena kepengen lihat Aa’ Gym secara langsung. :razz:

Hari yang ditunggu telah datang, berangkat dari mess ke pabrik dengan berharap hari itu tidak banyak kegiatan, supaya rencana yang sudah dibuat bisa terlaksana. Dan Alhamdulillah, walau sempat disibukkan dengan beberapa tugas, jam 12.30 bisa ijin meninggalkan kantor.

Saya menuju ke masjid SSP menggunakan “sepeda operasional”  milik salah satu mentor yang kebetulan tidak dipakai karena si empunya sedang training di pusdiklat. Setelah sampai di sekitar pabrik SSP, saya sebenarnya kepengen melahap opor ayam dulu di kantin SSP, tapi karena karyawan – karyawan pabrik mulai berbondong menuju masjid dan kelihatannya tidak hanya karyawan di SSP saja yang hadir, tapi dari lain divisi juga banyak yang hadir, seperti saya, :D maka saya putuskan langsung memarkir sepeda saza supaya nantinya dapat shaf agak depan, sebelum Aa’ Gym datang. :idea:

Adzan dzuhur berkumandang, hadirin mulai sholat sunnah seraya menata barisan :) . Tidak jelas kapan Aa’ datang, tapi saya baru sadar ketika iqomat, beliau sudah siap memimpin shalat dzuhur, mungkin ketika kami sibuk menata shaf atau shalat qobla dhuhur tadi beliau masuk melalui pintu khotib dan membaur dengan makmum.

Acara dibuka dengan sambutan dari takmir masjid, lalu disusul oleh bapak Andi Suko selaku perwakilan direksi dan komisaris perusahaan. Karena sempat terjadi gangguan teknis : listrik padam, maka acara agak molor dari waktu yang sudah dijadwalkan, Aa’ Gym baru mendapat giliran sekitar jam 14.00.

Aa' Gym

Sebenarnya banyak materi dari Aa’ Gym yang disampaikan, tapi karena ketebatasan, saya hanya mengutip rumus 5 US supaya senantiasa hidup ini senantiasa diurus oleh Allah, dari beliau yang menjadi inti dari kajian tersebut. Rumus 5 US yang diajarkan Aa’ antara lain :

1.       TulUS

Diibaratkan seperti sinar matahari, yang hanya memberi dan tak harap kembali. Maksudnya adalah ketika kita sedang bekerja atau melakukan suatu ibadah, janganlah dilakukan karena hanya mengharap balasan (gaji atau pahala), hendaknya didasari dengan hati tulus, mengerjakan secara maksimal apa saja yang harus dikerjakan. Terlalu rendah nilainya jika kita hanya mengerjakan sesuatu kebaikan hanya karena beberapa lembar alat tukar, atau imbalan daripada nilai yang kita dapat ketika mengerjakan sesuatu secara maksimal dan bermanfaat bagi orang lain.

2.       Ibadah bagUS

Demi Allah, sehebat hebatnya manusia pasti akan mati, dan yang ditanyakan pertama kali di kubur adalah sholat ! :!: . Janganlah kita termasuk orang yang sombong, melalaikan solat daripada urusan lain di dunia, sesungguhnya apa – apa yang ada di dunia nanti, tidak akan kita bawa di kubur. Sempurnakanlah ibadah, tepat waktu, jangan lupa amalan sunnah, gunakan wewangian, pakaian yang baik, kondisikan diri optimalkan ketika akan menghadap Allah SWT. ;)

3.       Hidup lurUS

Segala hal yang dilakukan seseorang, akan dikembalikan ke orang tersebut. Jika kita ingin tahu apa yang terjadi kepada kita di kemudian hari, maka berceminlah dengan apa yang dilakukan saat ini. Makanya marilah kita melakukan amalan yang sesuai dengan syariat dan sunnah, supaya kebaikan jugalah yang kembali ke kita.

4.       Ikhtiar seriUS

Jika kita berusaha untuk mendapatkan sesuatu, janganlah putus asa ketika menemui hambatan. Alkisah Siti Hajar ketika ditinggal Nabi Ibrahim AS, kehausan di tengah gurun dengan bayi kecil Ismail, beliau lari dari Safa sampai Marwah tanpa putus asa untuk mencari air untuk beliau dan anaknya, dan baru setelah  7x, barulah air zam-zam dimunculkan atas rakhmat Allah SWT, bukan di Safa ataupun Marwah. Kesempatan tidak hanya datang sekali, tetapi berkali – kali dengan cara yang berbeda, tugas kita hanya bersungguh – sungguh ikhtiar dan insya Allah rejeki lah yang nantinya akan menjemput kita.

5.       Taubat terUS

Ketika niat keliru, ibadah kurang, hidup kadang melenceng, maka taubatlah yang harus dilakukan hamba kepada Rabb nya, insya Allah akan senantiasa diridhoi dan dirakhmati setiap usaha yang kita lakukan.

Kurang lebihnya seperti itulah rumus dan penjelasan yang disampaikan Aa’ :roll: , semoga kita bisa memaknainya dan berusaha mengamalkannya, khususnya buat saya sendiri hehe. Jika ada pembaca yang juga hadir di acara tersebut dan mengetahui ada uraian yang kiranya salah dari saya, mohon maaf ya ;) .

Seusai membahas panjang lebar dan ketemu pada kesimpulan yang telah disebutkan diatas, hadirin berdoa bersama dengan dipimpin oleh Aa’ Gym. Sebelum pulang, Alhamdulillah, sewaktu salam – salaman, saya sempat mendekat ke Aa’ minta salaman hehehe. :mrgreen:

One Response to Ikut Tabligh Akbar di Masjid SSP

  1. Aa’ Gym..lama tak mendengar nama dan kabarnya..
    Suka dengan rumus 5 US nya..
    Btw, mana poto salaman ma Aa’ Gym nya :p

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s